Remaja Gunakan Internet & Ponsel Untuk memata-matai Pasangannya


Penggunaan ponsel dan internet di kalangan anak muda yang sedang merajut cinta, selain memudahkan komunikasi ternyata juga menimbulkan perilaku yang tidak menyenangkan. Hal ini terungkap dari laporan yang dikeluarkan oleh Associated Press dan MTV. Dari studi yang mereka lakukan terhadap 1.247 remaja, terungkap bahwa 2 media komunikasi tersebut seringkali dipakai oleh anak muda untuk memata-matai dan mengganggu pasangannya.

Survei yang melibatkan remaja berusia 14-24 tahun ini menemukan fakta bahwa sebanyak 22% dari remaja yang sedang pacaran, merasa penting untuk memakai ponsel atau internet guna mengecek pacarnya. Lebih dari 1 dari 4 remaja mengatakan bahwa pacar mereka telah mengecek isi SMS tanpa ijin dan lebih dari 10% mengaku bahwa pasangannya juga meminta mereka memberikan password untuk mengecek gerak-gerik pasangannya saat online .

Di sini, presentase wanita yang lebih suka berbagi password, jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan pria. Aksi ini sebenarnya tidak baik untuk ditiru, karena ternyata, dari mereka yang membocorkan passwordnya, sebanyak 68% dilaporkan telah menjadi sasaran empuk digital abuse atau kekerasan digital, dibandingkan mereka yang menyimpan rapat passwordnya.

Internet dan ponsel menjadi saksi kekerasan digital ini. Satu di antara kekerasan ini ialah melecehkan korban dengan kata-kata yang tidak pantas. (Cnet/Detik)

0 komentar: