Nintendo, Sony dan Microsoft Diseret ke Pengadilan

Sebuah perusahaan Kanada menyeret tiga perusahaan video game ternama, Nintendo, Sony dan Microsoft ke pengadilan. Ketiganya mendapat tudingan telah mengangkangi hak paten terkait game controller.

Eleven Engineering, demikian nama perusahaan yang menyeret ketiga raksasa video game tersebut. Eleven merupakan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi wireless digital yang menyediakan komponen dan semikonduktor untuk perusahaan elektronik.

Menurut Eleven, hak paten yang telah dipecundangi ketiga raksasa video game tersebut adalah paten nomor 6,238,289; 6,346,047 dan 6,684,062 tentang Radio Frequency Game Controller, Radio Frequency Remote Game Controller dan Wireless Game Control System.

Eleven menambahkan bahwa Sony telah melanggar hak patennya dalam perangkat PS3, Nintendo dalam perangkat Wii, sementara Microsoft dituding telah melanggar hak paten dalam konsol Xbox 360.

"Bahkan setelah mendapat peringatan tentang hak paten dan penerapannya dalam bisnis, Microsoft tidak mengambil tindakan tepat untuk mencegah pelanggaran hak paten. Justru, Microsoft meneruskan pelanggaran tersebut dengan cara yang ceroboh," tuding Eleven.

Terkait kasus ini, Eleven pun menuntut ganti rugi dari ketiga produsen video game tersebut. Namun, tidak disebutkan jumlah ganti rugi yang diinginkan. (TGDaily/Detik)

0 komentar: