OTOMOTIFNET - Pasar motor bekas lagi kurang bergairah. Sejumlah faktor eksternal membuat gerai motkas seperti kehilangan tenaga memasarkan unit yang didisplai.

Simak saja pengakuan Carlos Sanusi, managing director PT Terminal Motor Seken (Termos). Dia menyebut terjadi penurunan penjualan motkas antara 10-20%. ”Penurunan penjualan motkas mulai terasa sejak awal bulan ini,” terangnya.

Penurunan itu disebabkan belakangan ini dealer motor baru gencar sekali mengkampanyekan penjualan motor baru. Lantas pihak leasing pun tak mau ketinggalan. Mereka pun ikut agresif menawarkan skema kepemilikan motor baru. Apalagi tawaran itu diikuti dengan sejumlah keringanan seperti uang muka rendah dan sebagainya.

Kondisi ini memaksa pedege motkas harus bersikap responsif. Carlos menjawabnya dengen menggelar pa­meran motkas di sejumlah pusat perbelanjaan.

Di luar itu, Termos pun juga memberi kemudahan dalam pembayaran down payment (DP) dengan jumlah yang kecil. Dengan begitu, minat calon pembeli mem­boyong motkas makin besar. ”Di Termos banyak motor yang km-nya masih rendah lho,” promonya.

Sementara itu, Yos Sonna, sales Bintang Motor, gerai motkas di kawasan Ciledug mengakui, bahwa pasar motkas bulan ini, tidak mengalami kenaikan. Bahkan, menurutnya, kondisinya sama dengan penjualan bulan lalu.

Penulis/Foto: Aant, Khalif / Johan

0 komentar: